Friday, November 13, 2015
Berkisah Pada Menit
Barangkali yang kulihat itu bukan lubang, tapi lorong terakhir... Apalagi? Ada yang akan tinggal, di sebuah pesan terkahir. Nanti... Berdoa Berdoa Berdoa... Biar lebur, pada cinta yang kudus. Ada yang akan datang. Kepastian.
Thursday, November 12, 2015
Pesan Lama
Kau bilang jangan takut saat aku pergi, karena perpisahan adalah sunnatullah. Lalu kau memintaku menjadi dandelion, dan memang aku telah menjadi dandelion setelah itu. Hatiku lebih tipis dari kapas, mudah diterbangkan angin. Dan sekarang aku memilih untuk lapuk di tanah. Mungkin bosan dengan diriku sendiri. Hingga Saya ingin tebal di sana, tertidur di bahu tanah. Menunggu doa-doa memelukku. Untuk segalanya, jika memang ditakdirkan, biarlah Allah yang menjaga ikatannya.
Friday, November 6, 2015
Hujan
Yang kusukai dari hujan adalah,
dia yang tetap berjanji datang walau tahu
bagaimana sakitnya jatuh berkali-kali.
Hujan---
dia yang tetap berjanji datang walau tahu
bagaimana sakitnya jatuh berkali-kali.
Hujan---
Subscribe to:
Posts (Atom)
