Monday, June 20, 2016

Bersabarlah, Sesungguhnya engkau Bersama Takdir

Jika esok aku tak juga datang, maka pahamlah bahwa
aku kau buat pulang dengan segenap lebam di hatiku.
Berkali-kali kukatakan padamu dulu, tapi kau tetap percaya
pada takdir yang kau raba.

Usahlah berpura tegar, aku pernah sesakit itu. Dan kau, lukamu
lebih lagi. Dengan cara apa kau berpura-pura tertawa? Sekuat apa
kau menahan sayatan-sayatan yang kuat membekas? Jika kau
berkata "Kuat", di mataku tak cukup untuk tetap bening. Aku, merasakan
apa yang berusaha keras kau menampiknya.

Bagaimanapun, kita percaya takdir Yang Maha Rahiim adalah
keniscayaan yang membuka kebahagiaan. Maka terimalah,
jikapun rindu tak mengizinkan seluruhnya, setidaknya biarkanlah
kenangan membawa dirinya pergi. Perlahan. Persis yang kau lakukan pagi itu,
sebelum semesta terjaga, kau membuang segala kenangan, lalu
membawa pulang sebagian yang kau tak lagi sanggup.
Tak mengapa, pelan-pelan saja.


Embun, Nafas seseorang yang mengintipmu di balik kota Makassar.

Sunday, June 19, 2016

Kutagih Nasihatmu

Hanya saja, masihkan kita ingin mengulang-ulang
sebuah puisi?
Bukankah kita pernah berlari,  berjuang untuk menjauh.
Aku tidak Lupa!

Friday, May 27, 2016

Miss

Malam itu aku belajar dari si kecil Iffah, bahwa rindu
bisa membuat pikiran kita tidak berjalan dengan normal.
Saat mendengar suara motor diluar rumah, dia tergopoh-
gopoh membuka pintu "Ayah..."
entah siapa yang dia temui di luar, namun saat
kembali menutup pintu, ini yang dia katakan "Ummi,
kecoak yang datang."

Thursday, May 12, 2016

Karena Alasan Bahagia itu Sederhana ; Mengikhlaskan

Sememangnya setiap kepergian, balasan terbaiknya adalah
bertahan untuk orang yang bekerja keras mengembalikan
letak hati sebaik-baiknya.

Dan kita tahu betul siapa yang telah memilih pergi dan
siapa yang ingin kau temukan. Tapi untuk
setiap cerita yang sengaja kuhentikan, jangan berfikir
aku akan menyesalinya.

Mungkin banyak yang tidak akan percaya termasuk engkau,
bahwa bahagia itu sebenarnya sederhana ; ketika kita mampu
menerima dan memahami setiap keputusan terbaik dan hasil
yang akan dituai. Penerimaan yang baik, bukan selain itu.


Tuesday, April 19, 2016

Pertanyaan Yang Bukan Untukku

Harus dibilang apa setiap kejadian? Rasanya hampir selalu sama.
Terasa di bibir berdarah, ludah berubah bertambah pahit. Aku
juga sama, menghitung hilal ramadhan. Hanya saja
tentang "adakah degup jantung yang abadi", kau bertanya
bukan kepadaku. Kucukupkan saja bahwa tentang manusia
pada akhirnya akan habis.

Wednesday, March 23, 2016

IBU Saya Mencintaimu

Aku terbangun dari tidur maghribku, kudapati aku
menangisi mimpi. ya Rabb, siapa lagi yang paling
kuharap kebahagiaannya selain ibuku, ibuku, ibuku
dan bapakku. Maka senangkan dunia mereka, dan
selamatkan akhirat mereka tanpa hisab (kelak) .

Sunday, March 20, 2016

Bukan Apa-Apa

Memang benar bahwa setiap luka memiliki
nama, tapi aku tidak menamainya; Sebab kita tidaklah
pantas saling melukai.

Seseorang menulis bahwa "Waktu adalah obat, maka
jangan mengeja kenangan sebagai luka, sebab
ia akan terhapuskan juga."
Saya kira ini benar, dan saya menuliskan ini bukan karena
hal-hal sedramatis itu, melainkan alasan yang paling
sederhana : Rindu. Yang kau memintaku untuk bersabar
darinya lalu aku belajar melakukannya.

Malam, duduknya jiwa yang lemah.
Maaf jika tak seharusnya dan tidak lagi pantas,
tapi aku akan masih dan sementara belajar.
Ketahuilah, bagiku ini tidak mudah tapi aku akan
tetap belajar untuk ini.

Thursday, March 3, 2016

Lantai 2, Koma

Selalu seperti ini, ketika hatiku mngingkari maka
pikiranku tidak pernah benar-benar baik. Krena itulah
aku menulis di sini. Lagi.

Beruntung saya diam, kalian berlari dan tak menyadari
sesuatu. Jangan balikkan badan. Pergilah.

Siang, lantai 2

Tuesday, February 23, 2016

Gelas Kuning

Kalender baru sudah terpasang beberapa waktu lalu, angka-angka
tak henti berjatuhan bak daun kering yang ada di belakang rumah.
Tidak terasa, bulan semakin tua. Berbentuk ayunan di langit. Rasanya
baru saja aku terbangun dari kamar gelap, terbangun paksa, menyalakan
lampu dan melihat wajahmu. Mendengar nafas, dan entah kalimat
apa yang kau ucapkan, aku tak begitu kuat mengingatnya karena
aku masih ingin melanjutkan mimpiku semalaman, entah mimpi
apa.

Malam ini,  aku hanya mengingat beberapa hal lalu menulisnya. Entah pun
harus berbuat apa malam-malam begini, beberapa hari ini aku merasa sedikit lelah memang. Tiba-tiba saja padahal aku tidak melakukan apa-apa.
Ibu juga tahu, gelas kuning yang selalu kupamer dihadapannya sudah
dua hari ini tidak terisi apa-apa, bahkan kusimpan kembali di lemari.
Entahlah, tiba-tiba kurang suka berhadapan dengan teh.
Aku berfikir, akan mengisi gelas itu dengan teh lagi suatu hari nanti. Akan sedikit lebih manis dari sebelumnya. Aku merindukan temanku.

Sunday, February 7, 2016

Berterus Terang Terhadap Sesama

TEGAKAH ENGKAU SAUDARAKU, MENGKHIANATIKU PADAHAL DIRIKU AMAT MEMPERCAYAIMU?


berkata Al fudhail ibn iyadh rahimahullah
"Barangsiapa yang melihat kemungkaran pada saudaranya kemudian ia tertawa didepannya sungguh ia telah mengkhianatinya"

BAGAIMANA JIKA SAUDARAMU MENYANGKA KETAwamu TANDA RIDHOMU PADANYA,???

#Copas

Friday, February 5, 2016

Khauf

๐Ÿ” Takut Kepada Allah ๐Ÿ”


1. Ibnu Syaudzab rahimahullah,
“Ketika Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu wafat, dia (Ibnu Syaudzab  rahimahullah) menangis. Ia ditanya mengapa menangis, ia menjawab, ‘Jauhnya perjalanan akhirat, sedikitnya bekal, dan perjalanan menanjak. Orang yang jatuh ke dalamnya bisa jadi jatuh ke dalam surga atau ke dalam neraka.’”
๐Ÿ“œ (Siyar A’lamin Nubala, 1/694)

๐Ÿ“ (Dipetik dari Aina Nahnu min Akhlaqis Salaf, hlm. 17—18)

Dinukil dari Majalah Asy Syariah Edisi 004

2.  Al-Qasim bin Muhammad rahimahullah mengisahkan,
”Kami pernah bepergian bersama Ibnul Mubarak dan banyak pertanyaan yang terlintas di benakku terhadap dirinya, apa yang menyebabkan lelaki ini dihormati hingga ia sangat populer di kalangan manusia? Jika ia shalat, puasa, jihad dan haji; kami juga shalat, puasa, jihad dan haji. Pada suatu perjalanan menuju Syam pada malam hari, kami makan malam di sebuah rumah. Tiba-tiba lampu mati. Seseorang berdiri mengambil lampu dan menyalakannya. Sejenak ia diam kemudian lampu menyala. Sesaat kemudian aku melihat wajah Ibnul Mubarak dan janggutnya basah dengan air mata. Batinku berkata, “Karena rasa takut itulah lelaki ini dihormati melebihi kami, barangkali ketika lampu dibawa, ia berjalan menuju kegelapan dan mengingat hari kiamat lalu menangis.”
๐Ÿ“œ (Shifatush Shafwah, 4/140)

๐Ÿ“ (Dipetik dari Aina Nahnu min Akhlaqis Salaf, hlm. 17—18)

Dinukil dari :
๐Ÿ“’Majalah Asy Syariah Edisi 004
http://telegram.me/belajarmanhajsalaf


3. Qubaishah bin Qais al-’Anbari rahimahullah bertutur,
“Adalah adh-Dhahhak bin Muzahim, bila datang waktu sore selalu menangis. Lalu ia ditanya, ‘Mengapa kamu menangis?’ Ia menjawab, ‘Aku tidak tahu apakah amalku naik (diterima di sisi Allah subhanahu wa ta’ala) pada hari ini.’”
๐Ÿ“œ (Shifatush Shafwah, 4/150)

๐Ÿ“ (Dipetik dari Aina Nahnu min Akhlaqis Salaf, hlm. 17—18)

Dinukil dari :
๐Ÿ“’Majalah Asy Syariah Edisi 004


4. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berpesan,
“Kalian dalam perjalanan malam dan siang, umur-umur berkurang, amal-amal tercatat, serta kematian datang dengan tiba-tiba. Siapa yang menanam kebaikan akan segera menuai kesenangan dan siapa yang menanam kejelekan akan segera menuai penyesalan. Setiap penanam mendapatkan apa yang ditanam. Yang telah menjadi bagiannya tidak akan meleset darinya, dan ketamakan tidak akan meraih apa yang tidak ditakdirkan. Siapa yang memberi kebaikan maka Allah subhanahu wa ta’ala akan memberinya kebaikan dan siapa yang menjaga diri dari kejelekan maka Allah subhanahu wa ta’ala akan menjaganya. Orang-orang bertakwa adalah pemimpin, ahli fiqih adalah penuntun, dan duduk bersama mereka adalah tambahan (ilmu).”
๐Ÿ“œ (Siyar A’lamin Nubala, 1/497)

๐Ÿ“ (Dipetik dari Aina Nahnu min Akhlaqis Salaf, hlm. 17—18)

Dinukil dari :
๐Ÿ“’Majalah Asy Syariah Edisi 004

5. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berpesan,
“Kalian dalam perjalanan malam dan siang, umur-umur berkurang, amal-amal tercatat, serta kematian datang dengan tiba-tiba. Siapa yang menanam kebaikan akan segera menuai kesenangan dan siapa yang menanam kejelekan akan segera menuai penyesalan. Setiap penanam mendapatkan apa yang ditanam. Yang telah menjadi bagiannya tidak akan meleset darinya, dan ketamakan tidak akan meraih apa yang tidak ditakdirkan. Siapa yang memberi kebaikan maka Allah subhanahu wa ta’ala akan memberinya kebaikan dan siapa yang menjaga diri dari kejelekan maka Allah subhanahu wa ta’ala akan menjaganya. Orang-orang bertakwa adalah pemimpin, ahli fiqih adalah penuntun, dan duduk bersama mereka adalah tambahan (ilmu).”
๐Ÿ“œ (Siyar A’lamin Nubala, 1/497)

๐Ÿ“ (Dipetik dari Aina Nahnu min Akhlaqis Salaf, hlm. 17—18)

Dinukil dari Majalah Asy Syariah Edisi 004


6. Abu ‘Ubaidah radhiallahu ‘anhu berkata,
“Ketahuilah, berapa banyak orang memutihkan baju tetapi mengotori agama. Ketahuilah berapa banyak manusia memuliakan diri sendiri padahal ia hina. Gantilah amal-amal jelek yang telah lewat dengan amal-amal baik sekarang!”
๐Ÿ“œ (Siyar A’lamin Nubala, 1/18)

๐Ÿ“ (Dipetik dari Aina Nahnu min Akhlaqis Salaf, hlm. 17—18)

Dinukil dari :
๐Ÿ“’Majalah Asy Syariah Edisi 004

7.

Monday, February 1, 2016

Kitab Terbaik Untuk Dipelajari

๐ŸŒ…๐Ÿ“š๐Ÿ“– KITAB TERBAIK UNTUK DIPELAJARI

-------------
๐Ÿ”’ Tanya :
“Apakah kitab diniyyah yang terbaik untuk dipelajari bagi yang menginginkan agamanya selamat dan berjumpa dengan Allah dalam keadaan Dia ridha kepadanya?
Karena banyak kitab-kitab yang beredar dan terkadang aku merasa bingung.”

 ๐Ÿ”‘ Jawab :
“▪ Wajib atasmu mempelajari Kitabullah ‘Azza wa Jalla (al-Qur’an), padanya terdapat hidayah dan cahaya.
▪ Wajib juga atasmu mempelajari Sunnah Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
↪ Kemudian (pelajarilah) kitab-kitab yang menjelaskan al-Qur’an dan as-Sunnah tersebut, yaitu Kitab-kitab Tafsir dan Kitab-kitab Syarh hadits.

✅ Mempelajari kitab-kitab tersebut adalah kepada PARA ‘ULAMA, masing-masing sesuai bidangnya.

๐Ÿ’ก Bersemangatlah kamu untuk mengamalkan ilmumu. Karena sesungguhnya barangsiapa yang mengamalkan  ilmunya, maka Allah akan wariskan padanya ilmu yang belum dia ketahui.

๐Ÿ“Œ Kami juga wasiatkan kepadamu untuk mempelajari :
๐Ÿ“š ash-Shahihain (Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim),
๐Ÿ“– Bulughul Maram,
๐Ÿ“• ‘Umdatul Ahkam karya asy-Syaikh ‘Abdul Ghani bin ‘Abdil Wahid al-Maqdisi ,
๐Ÿ“— Muntaqa al-Akhbar,
๐Ÿ“˜ Zadul Ma’ad karya Ibnul Qayyim,
๐Ÿ“™ al-‘Aqidah al-Wasithiyyah karya Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah,
(semoga Allah merahmati keduanya dan seluruh ulama muslimin)
๐Ÿ“’ Kitab Tauhid,
๐Ÿ“” Fathul Majid,
๐Ÿ““ Kasyf Syubhat

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿซ Al-Lajnah ad-Daimah li al-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Ifta
๐Ÿ“œ Fatwa no. 3534

๐Ÿ’บ Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz

๐Ÿ’ป http://www.manhajul-anbiya.net/kitab-terbaik-untuk-dipelajari/

-----

ูุชุงูˆู‰ ุงู„ู„ุฌู†ุฉ ุงู„ุฏุงุฆู…ุฉ - 1 (12/ 124)

ุฃูุถู„ ุงู„ูƒุชุจ

ุงู„ุณุคุงู„ ุงู„ุฑุงุจุน ู…ู† ุงู„ูุชูˆู‰ ุฑู‚ู… (3534)

ุณ4: ู…ุง ู‡ูŠ ุฃุญุณู† ุงู„ูƒุชุจ ุงู„ุฏูŠู†ูŠุฉ ู„ู…ู† ูŠุฑูŠุฏ ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุฏูŠู†ู‡ ุณู„ูŠู…ุง، ูˆูŠู„ู‚ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆู‡ูˆ ุนู†ู‡ ุฑุงุถ؟ ูู‚ุฏ ูƒุซุฑุช ุงู„ูƒุชุจ ูˆูƒู†ุช ุฃุญูŠุงู†ุง ุฃุดุนุฑ ุจุญูŠุฑุฉ ูƒู…ุง ู‚ุงู„ ุงู„ุดุงุนุฑ:

ุชูƒุงุซุฑุช ุงู„ุถุจุงุก ุนู„ู‰ ุฎุฑุงุด ... ูู…ุง ูŠุฏุฑูŠ ุฎุฑุงุด ู…ุง ูŠุตูŠุฏ

ุฌ4: ุนู„ูŠูƒ ุจูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„، ูููŠู‡ ุงู„ู‡ุฏู‰ ูˆุงู„ู†ูˆุฑ، ูˆุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…، ูˆู…ุง ูŠุจูŠู†ู‡ู…ุง ู…ู† ูƒุชุจ ุงู„ุชูุณูŠุฑ ูˆุดุฑุญ ุงู„ุฃุญุงุฏูŠุซ، ูˆุชุนู„ู… ุฐู„ูƒ ุนู„ู‰ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู…، ูƒู„ ููŠ ุงุฎุชุตุงุตู‡، ูˆุงุญุฑุต ุนู„ู‰ ุงู„ุนู…ู„ ุจู…ุง ุนู„ู…ุช، ูุฅู† ู…ู† ุนู…ู„ ุจู…ุง ุนู„ู… ุฃูˆุฑุซู‡ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู… ู…ุง ู„ู… ูŠุนู„ู…، ูˆู†ูˆุตูŠูƒ ุฃูŠุถุง ุจุงู„ุตุญูŠุญูŠู†، ูˆุจู„ูˆุบ ุงู„ู…ุฑุงู…، ูˆุนู…ุฏุฉ ุงู„ุญุฏูŠุซ ู„ู„ุดูŠุฎ ุนุจุฏ ุงู„ุบู†ูŠ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ูˆุงุญุฏ ุงู„ู…ู‚ุฏุณูŠ، ูˆู…ู†ุชู‚ู‰ ุงู„ุฃุฎุจุงุฑ، ูˆุฒุงุฏ ุงู„ู…ุนุงุฏ ู„ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู…، ูˆุงู„ุนู‚ูŠุฏุฉ ุงู„ูˆุงุณุทูŠุฉ ู„ุดูŠุฎ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุงุจู† ุชูŠู…ูŠุฉ ุฑุญู…ู‡ู…ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุฌู…ูŠุน ุนู„ู…ุงุก ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†، ูˆูƒุชุงุจ ุงู„ุชูˆุญูŠุฏ ูˆูุชุญ ุงู„ู…ุฌูŠุฏ ูˆูƒุดู ุงู„ุดุจู‡ุงุช.

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู….

ุงู„ู„ุฌู†ุฉ ุงู„ุฏุงุฆู…ุฉ ู„ู„ุจุญูˆุซ ุงู„ุนู„ู…ูŠุฉ ูˆุงู„ุฅูุชุงุก

ุนุถูˆ ... ุนุถูˆ ... ุงู„ุฑุฆูŠุณ

ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ู‚ุนูˆุฏ ... ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุบุฏูŠุงู† ... ุนุจุฏ ุงู„ุนุฒูŠุฒ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุจุงุฒ

•••••••••••••••••••••••
๐ŸŒ ๐Ÿ“๐Ÿ“ก Majmu'ah Manhajul Anbiya
๐Ÿ“Ÿ Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Saturday, January 9, 2016

MANHAJ

Faedah Manhaj
————————————————
๐ŸŒ DA'WATU AS - SALAFIYAH ADALAH MILIK ALLAH ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰
————————————————

✍ - Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jaabiriy ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ berkata :

☝๐ŸผKetahuilah, Barokallohufikum• • •❗
Sesungguhnya Salafiyah itu tidak  pernah didirikan oleh satu orang pun dimasa apapun juga dan tempat manapun juga,

๐Ÿ”ด Sehingga Salafiyah itu bukan buatan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mujaddid (pembaharu) ke tiga bersama Saudaranya Al-Imam Muhammad bin Su'ud ุฑุญู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฌู…ูŠุน , dan tidak pula orang sebelum mereka dari para ulama,  dan para Imam-imam dalam Agama, dan para da'i kebenaran kepada agama yang lurus ini,  tidak ada dari mereka pendiri bagi salafiyah,

⚪ Demikian juga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan murid-muridnya bukan sebagai pendiri Salafiyah, dan bukan pula orang-orang sebelumnya seperti Imam yang empat,  dan orang yang telah kita sebutkan nama-namanya dari para Imam,
 ๐ŸŒ• Tidak pula para Tabi'in, tidak pula para Sahabat Nabi ๏ทบ
๐Ÿ’Ž Bahkan tidak pula Nabi kita Muhammad ๏ทบ , dan tidak pula orang-orang sebelumnya  dari para Nabi dan Rasul ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู…  menjadi pendiri Salafiyah,

๐ŸŒ Akan tetapi DA'WATU AS - SALAFIYAH ini bersumber dari sisi Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ , ( milik Allah ุนุฒูˆุฌู„ )

✅ Maka para Nabi dan Rasul ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… hanya menyampaikan dari Allah ุนุฒูˆุฌู„ , apa yang di inginkan dalam syariat ini, dan orang setelah mereka dari para da'i Ilallah yang mencocoki syariat ini,

๐Ÿ“– Oleh karena itu tidak ada baginya sandaran selain dari Nash (Al-Qur'an dan As-Sunnah) dan Ijma' .


๐Ÿ“•Sumber : Ushul wa Qawa'id fi Al-Mahaji As-Salafy Li Syaikh 'Ubaid bin 'Abdillah Al-Jabiriy ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ , hal : 6

____________________________


๐Ÿ”ญ ู‚ุงู„ ุงู„ุดูŠุฎ ุนุจูŠุฏ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฌุงุจุฑูŠ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ :

☝ูˆุงุนู„ู…ูˆุง، ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠูƒู…، :
ุฃู† ุงู„ุณู„ููŠุฉ ู„ู… ูŠุคุณุณู‡ุง ุฃุญุฏٌ ู…ู† ุงู„ุจุดุฑ ููŠ ุฃูŠّ ุฒู…ุงู†ٍ ุฃูˆู…ูƒุงู†ٍ ، ูู„ู… ูŠูƒู† ุงู„ุดูŠุฎ ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ูˆู‡ุงุจ ุงู„ู…ุฌุฏุฏ ุงู„ุซุงู„ุซ ู„ู„ุณู„ููŠุฉ ู…ุน ุฃุฎูŠู‡ ุงู„ุฅู…ุงู… ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุณุนูˆุฏ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ู…ุฌุฏّุฏูŠู† ูˆู„ุง ู…ู† ู‚ุจู„ู‡ุง ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ูˆุฃุฆู…ุฉ ุงู„ุฏูŠู† ูˆ ุฏุนุงุฉ ุงู„ุญู‚ ุฅู„ู‰ ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ู„ุฉ ุงู„ุญู†ููŠุฉ ู…ุคุณุณูŠู† ู„ู‡ุง ู…ุซู„ ุงู„ุดูŠุฎ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุงุจู† ุชูŠู…ูŠุฉ ูˆ ุชู„ุงู…ุฐุชุฉ ูˆู…ู† ู‚ุจู„ู‡ุง ูƒุงู„ุฃุฆู…ุฉ ุงู„ุฃุฑุจุนุฉ ูˆู…ู† ุณู…ูŠู†ุง ู…ู† ุงู„ุฃุฆู…ุฉ، ูˆู„ุง ุงู„ุชุงุจุนูˆู†   ูˆู„ุง ุฃุตุญุงุจ ู…ุญู…ุฏ ๏ทบ ، ูˆู„ุง ู…ุญู…ุฏ ๏ทบ ، ูˆู„ุง ู…ู† ู…ุถู‰ ู…ู† ู‚ุจู„ู‡ ู…ู† ุงู„ู†ุจูŠูŠู† ูˆ ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู† ู…ุคุณุณูŠู† ู„ู„ุณู„ููŠุฉ،
✅ ุจู„ ู‡ูŠ ู…ู† ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฌุงุกุช ،
ูุงู„ู†ุจูŠูˆู† ูˆุงู„ู…ุฑุณู„ูˆู† ุจู„ุบูˆุง ุนู† ุงู„ู„ู‡ ู…ุง ุฃุฑุงุฏู‡ ู…ู† ุงู„ุดุฑุน، ูˆู…ู† ุจุนุฏู‡ู… ูˆูู‚ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุดุฑْุนِูŠุฉ ، ูˆู„ู‡ุฐุง ูุงุกู†ู‡ ู„ูŠุณ ู„ู‡ุง ู…ุณุชู†ุฏู‰ ุณูˆู‰ ุงู„ู†ุต ูˆุงู„ุฅุฌู…ุน .

๐Ÿ“•ุงู„ู…ุตุฏุฑ : ุฃุตูˆู„ ูˆู‚ูˆุงุนุฏ ูู‰ ุงู„ู…ู†ู‡ุฌ ุงู„ุณู„ููŠ ، ู„ุดูŠุฎ ุนุจูŠุฏ ุจู† ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฌุงุจุฑูŠ ، ุต : ูฆ

☝ู…ุฌู…ูˆุนุฉ ุงู„ุญู‚ ุฃุญุจ ุฅู„ูŠู†ุง

                         —○●※●○—

✍ Alih bahasa :
______________
๐Ÿ“ Tuwailibul Ilmi Syar'i Mateng (Mamuju Tengah)
๐Ÿ“š WA Alhaqqu Ahabbu Ilaina
 ๐Ÿ“Ÿ https://telegram.me/ Alhaqquahabbuilaina
๐Ÿ’ป www.salafymedia.com
〰〰〰〰〰๐ŸŒท〰〰〰〰〰

๐Ÿ“šFaidah Muslimah๐Ÿ“š
telegram.me/faidahmuslimah

Friday, January 8, 2016

Memilih Teman

Bolehkah menjadikan orang-orang awwam sebagai sahabat?

Ustadz Muhammad Afifuddin As Sidawi : tergantung. Jika ia ingin menjadikannya
sebagai teman biasa maka tidak mengapa, boleh kita berteman dengan mereka. tetapi
jangan menjadikannya sebagi teman dekat, teman meminta pendapat. Yang boleh di jadikan sebagai teman dekat ialah yang baik akhlaknya, yang kuat manhajnya, yang bisa
dimintai pendapatnya dalam perkara agama.




#SemangatBelajar
#MenjadiSahabat
#MenjadiSaudara
#Mengingatkan
#SalingMenasihati
In Syaa Allaah
#Bismillah

Friday, January 1, 2016

Jazakillahu Khoiran

Senyum lebih luas.
Semangat belajar.
Terimakasih.

#Subuh #Kampung #Semangat