Wednesday, March 23, 2016

IBU Saya Mencintaimu

Aku terbangun dari tidur maghribku, kudapati aku
menangisi mimpi. ya Rabb, siapa lagi yang paling
kuharap kebahagiaannya selain ibuku, ibuku, ibuku
dan bapakku. Maka senangkan dunia mereka, dan
selamatkan akhirat mereka tanpa hisab (kelak) .

Sunday, March 20, 2016

Bukan Apa-Apa

Memang benar bahwa setiap luka memiliki
nama, tapi aku tidak menamainya; Sebab kita tidaklah
pantas saling melukai.

Seseorang menulis bahwa "Waktu adalah obat, maka
jangan mengeja kenangan sebagai luka, sebab
ia akan terhapuskan juga."
Saya kira ini benar, dan saya menuliskan ini bukan karena
hal-hal sedramatis itu, melainkan alasan yang paling
sederhana : Rindu. Yang kau memintaku untuk bersabar
darinya lalu aku belajar melakukannya.

Malam, duduknya jiwa yang lemah.
Maaf jika tak seharusnya dan tidak lagi pantas,
tapi aku akan masih dan sementara belajar.
Ketahuilah, bagiku ini tidak mudah tapi aku akan
tetap belajar untuk ini.

Thursday, March 3, 2016

Lantai 2, Koma

Selalu seperti ini, ketika hatiku mngingkari maka
pikiranku tidak pernah benar-benar baik. Krena itulah
aku menulis di sini. Lagi.

Beruntung saya diam, kalian berlari dan tak menyadari
sesuatu. Jangan balikkan badan. Pergilah.

Siang, lantai 2