Monday, July 7, 2014

Semoga Kelak Aku Ke Sana

Berbicara tentang  Mesir , rasanya tak pernah membosankanku. mungkin aku terlalu menggilai Negeri 1000 menara itu..
Saking cintanya dengan Mesir, sewaktu masih SMA aku pernah membuat sebuah Novel setebal 300an yang seluruhnya berlatar Mesir, namun karena di tolak penerbit akhirnya novel itu kubuang entah kemana.. hhe. Dan kenal kan dengan Fedi Nuril? dia adalaha satu-satunya Artis Indonesia yang paling kusukai tiap actingnya, dan semua karena bermula dengan perannya sebagai Fachri dalam film AAC yang juga berlatar Mesir.

Ok daah, kita Mulai Berselancar ke Negeri Timur Tengah Itu...

 Cairo Ibu kota Mesir ini adalah kota terbesar di Afrika dan berpenduduk paling padat. Kairo juga sebagai pusat ilmu pengetahuan Islam. Universitas tertua di dunia Al Azhar juga berada di Kairo. Bangunan rumah, gedung-gedung kuno sangat kental dengan arsitektur Islam. Julukan untuk Kairo adalah kota dengan 1000 menara. Karena masjid-masjid di Kairo minimal mempunyai 2 menara.


Hurghada adalah kota di Mesir yang terletak di Laut Merah dan terkenal dengan pantainya yang indah dengan pasir putihnya. Hurghada juga menawarkan tempat-tempat wisata yang didukung fasilitas yang baik. Di Hurghada terdapat banyak resort, hotel dan penginapan. Terumbu karang Pantai Hurghada dianggap yang paling indah di dunia. Hurghada juga menjadi pusat internasional olahraga air seperti selancar angin, berlayar, menyelam dan lainnya.



Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia dan sangat melegenda dimana Nabi Musa pernah dihanyutkan ke Sungai Nil hingga ditemukan oleh putri Firaun. Sungai Nil adalah jantung kehidupan penduduk Mesir. Kehidupan masyarakat Mesir bertumpu pada sungai Nil. Mulai dari sarana wisata, bendungan, pusat perekonomian, pertanian, perikanan, perhubungan dan lain sebagainya. Tidak salah apabila ada ungkapan yang menyebutkan, “Sungai Nil adalah hadiah untuk bangsa Mesir”.



Luxor adalah kota kuno di Heliopolis Selatan, di Luxor banyak terdapat situs sejarah Mesir Kuno seperti monumen kebohongan, reruntuhan kuil-kuil dan makam serta museum terbuka yang terbesar. Pariwisata menjadi tumpuan perekonomian penduduk Luxor.




Laut Merah disebut dalam kitab suci pada saat Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya. Saat itu Nabi Musa dan para pengikutnya bangsa Israel melarikan diri dari kejaran Firaun. Terusan Suez menghubungkan Laut Merah (Mesir) dengan Laut Mediterania. Laut Merah memiliki keanekaragaman hayati, terumbu karang, atol dan kadar garam yang tinggi. Walaupun banyak spesies berbahaya di laut Merah, tetapi tidak menyurutkan para penyelam untuk menikmati keindahannya.





 Alexandria atau Al Iskandariyya adalah kota terbesar kedua di Mesir dan salah satu kota paling terkenal di dunia. Di Alexandria terdapat sphinx dan teater Romawi kuno. The Great Lighthouse masuk dalam 7 Keajaiban Dunia. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Alexandria karena tempatnya yang sangat indah.


 

Mesir hampir identik dengan piramid dan sphinx yang dimilikinya. Ada lebih dari 80 piramid di Mesir, dan piramida yang terbesar adalah Piramida Agung Giza dan Sphinx Agung adalah shpinx yang terbesar. Di dalam piramida terdapat mumi atau jasad raja-raja yang diawetkan, sedangkan sphinx adalah patung singa berkepala manusia. Piramida dan sphinx di Mesir membuktikan struktur buatan manusia yang tertinggi di dunia yang menyimpan banyak misteri.

Gunung sinai adalah puncak tertinggi di kota Saint Kahterine’s. Gunung Sinai banyak dikunjungi para turis, karena di gunung inilah Nabi Musa mendapat wahyu dari Allah, yaitu 10 perintah Allah yang diberikan untuk bangsa Israel. Di puncak Sinai juga berdiri sebuah masjid dan gereja, dan banyak pendaki yang tertarik menuju puncaknya.



Benteng qaitbay ni adalah satu-satunya benteng yang mampu menahan dan menghancurkan serangan pasukan mongol pada abad ke-13. Ketika itu dinasti mamluk  dinamakan seperti itu karena disini memiliki sistem kerajaan yang berbeda. Jika pewarisan tahta dalam kerajaan-kerajaan lain menggunakan nasab atau keturunan, disni budak sekalipun bisa menjadi raja, dan budak sendiri berhak pula atas pendidikan. Raja Qaitbay sendiri dulunya adalah seorang budak.



Perpustakaan Alexandria yang sekarang, bukan perpustakaan yang dulu yang konon katanya menjadi perpustakaan terbesar di zamannya. Perpustakaan ini dulu menyimpan ribuan lembaran-lembaran papirus. Namun kini hanya menjadi pajangan museum di dalamnya. Lenyapnya semua itu ada yang berpendapat karena Julius Caesar ketika membakar kota ada lembaran-lembaran yang ikut terbakar.
 

No comments:

Post a Comment