Thursday, May 22, 2014

Kuharap

Assalamu alaykum ayah.
Aku tak ingin bertanya kabar tentangmu, aku hanya ingin mendengar bahwa kau baik2 saja.
Dari cerita orang, kudengar kini Wajahmu kian menua, kekuatanmu semakin berkurang. Katanya kini kau tak lagi kuat mendaki gunung, jalanmu tertatih ketika berjalan kekebun, nafasmu terengah membabat rerumputan. Dan katanya, Kau selalu menghabiskan banyak waktu hanya untuk setangki air sewaktu menyemprot hama, padahal dulu aku yang kwalahan memenuhi kebutuhan airmu karena kau begitu gesit.
Ayah, katanya rambutmu sudah hampir seluruhnya putih, senyumanmu tak lagi gagah, suara batuk seolah nyanyian dari tenggorkanmu.
Katanya kau sudah tak lagi minum kopi, sepertinya ini cara yang bisa kau lakukan agar tubuhmu lebih tegar sebab tentu kau tak bisa menghilangkan kebiasaanmu merokok. Tapi setidaknya kau bisa berhenti minum kopi, itu jauh lebih baik.
Ayah, kata ibu saat kami menelepon kau selalu menguping disampingnya, kau ingin tahu dan mendengarkan suara kami, bahkan sesekali ibu mewakili pertanyaanmu dibalik telepon.
Ah, dari dulu kau selalu begitu, dingin! Kasih sayangmu tak terlihat kesungguhannya, tak terbaca tapi begitu jelas terasa.

Ayah, semoga ALLAH panjangkan usiamu, memberkahimu, dan menyehatkanmu selalu.

No comments:

Post a Comment