Semua Karena
Jauh-jauh hari sebelumnya sudah kubocorkan bahwa aku terlalu jujur dalam kata. Rasaku terlalu mudah tertebak melalui tulisan-tulisan yang kujejerkan, aku tak bisa menyembunyikan sesuatu jika sudah menderetkan ribuan anak kalimat. Dan karena itu aku selalu menahan diri saat hendak menulis, aku selalu menampung ribuan kata dibalik hati saja sebab tak jarang aku terlihat bodoh saat semua orang sudah membacaku. dan karena itu, kini aku memutuskan untuk lebih banyak diam saja, atau menuliskan sesuatu yang sejatinya tak kurasai sebab aku akan terlihat lemah saat menyampaikan perasaan lewat tulisan, dan sungguh ini sudah beberapa kali terjadi. karena terlalu setia pada perasaan, terlalu setia menuliskan keadaan aku dianggap *****, "Di*****", di*****, dan akhirnya... ah intinya aku tak ingin banyak bercerita lagi. Kukira hatiku mampu serupa dengan telaga untuk menampung semuanya, apapun itu tentangku bahkan mungkin juga tentangmu ,dia dan mereka!
No comments:
Post a Comment